Mengenal CR929, Pesaing B787 dari China

CRAIC adalah perusahaan gabungan yang lahir pada 2017 lalu dari pabrikan China dan Rusia. Ada tiga varian CR929, yaitu -500, -600, dan -700.

AVIATREN.com – Pesawat berbadan lebar (widebody) yang memiliki dua mesin (twin-engine) kini semakin dilirik oleh maskapai penerbangan, karena segi efisiensinya. Bahkan, pesawat jenis ini memiliki pangsa pasar 10 persen dari total pesawat yang diproduksi di dunia.

Mengikuti perkembangan tersebut, produsen pesawat China-Russia Commercial Aircraft International Corporation (CRAIC) pun kini memproduksi pesawat widebody twin-engine bikinan mereka sendiri dengan seri CR929.

CRAIC CR929 digadang-gadang merupakan pesawat yang bakal menjadi kompetitor 787 Dreamliner milik Boeing, atau A350 milik Airbus, lantaran ketiganya menyasar segmen yang sama, yaitu penerbangan jarak jauh.

CRAIC, yang merupakan perusahaan gabungan yang lahir pada 2017 lalu dari pabrikan pesawat asal China COMAC dan Rusia UAC, memiliki tiga varian CR929, yaitu CR929-500, CR929-600, dan CR929-700.

CR929-500 memiliki kapasitas penumpang sekitar 250 kursi dengan jarak tempuh maksimal hingga 14.000 km, sedikit lebih unggul dari 787-8 Dreamliner dengan kapasitas 242 penumpang dan jarak tempuh 13.620 km.

Kemudian, CR929-600 memiliki kapasitas penumpang sekitar 280 kursi dengan jarak tempuh hingga 12.000 km. Spesifikasi ini kurang lebih sama dengan 787-9 Dreamliner dengan kapasitas 290 penumpang dan jarak tempuh 14.140 km.

Lalu untuk CR929-700, pesawat ini memiliki kapasitas penumpang sekitar 320 kursi dengan jarak tempuh maksimal 10.000 km, sedikit kalah saing dari 787-10 Dreamliner dengan kapasitas 330 penumpang dan jarak tempuh 11.910 km.

Bisakah berkompetisi dengan Boeing?

The new Boeing 787-10 Dreamliner taxis past the Final Assembly Building at Boeing South Carolina in North Charleston, South Carolina, United States, March 31, 2017. REUTERS/Randall Hill – RTX33KVT

Mengingat hanya satu varian saja yang kemampuan di atas kertasnya lebih unggul dari B787, yaitu CR929-500, maka bisa dibilang CRAIC akan sulit untuk berkompetisi dengan pabrikan raksasa Boeing.

Sebab, Boeing memang memiliki reputasi sebagai produsen pesawat terbesar di dunia saat ini, dan pesawat buatannya kini telah dipakai oleh sejumlah maskapai penerbangan besar di dunia yang menjadi “konsumen setia” Boeing.

Sebut saja seperti Ryanair, Emirates, United Airlines, American Airlines, Virgin Australia Airlines, All Nippon Airways (ANA), dan masih banyak lagi.

Reputasi ini bahkan membuat pesanan 787 Dreamliner kini telah mencapai angka lebih dari 1.400 unit, di mana sekitar 1.000 unit telah dikirimkan ke pembelinya.

Terlebih, ambisi CRAIC untuk berkompetisi dengan Boeing tampaknya bakal terhalang waktu produksi pesawat CR929 yang kini masih misterius.

Sebab, beberapa laporan menyebut proses manufaktur pesawat itu bakal terhambat karena komponen untuk perakitan pesawat diprediksi bakal sulit didapatkan, sehingga peluncurannya kemungkinan bakal diundur hingga 2029 mendatang.

Kendati demikian, menarik melihat Boeing 787 Dreamliner akhirnya mendapatkan kompetitor baru CRAIC CR929, sehingga kompetitornya kini tidak hanya Airbus A350 saja.

Advertisement