A380 Pertama di Dunia Itu Kini Mangkrak, Menunggu Pemilik Baru

Singapore Airlines A380, 9V-SKA

AVIATREN.com – Pesawat Superjumbo, Airbus A380 pertama di dunia yang terbang komersil mengangkut penumpang pada 2007 lalu, kini dilaporkan mangkrak di parkiran saja, sembari menunggu operator yang baru. A380 yang pertama beroperasi di dunia itu dimiliki oleh Singapore Airlines.

Pesawat dengan registrasi 9V-SKA itu menurut Reuters, dikutip AVIATREN, Kamis (7/9/2017), terakhir kali terbang komersil mengangkut penumpang pada Juni 2017 lalu, dipakai terbang ke London.

Pihak Singapore Airlines mengonfirmasi hal itu dan mengatakan, A380 pertamanya itu diparkir sembari menunggu ditransfer kembali ke pemiliknya.

“Benar, pesawat itu memang tidak dioperasikan lagi dan menunggu dikembalikan ke lessor (perusahaan penyewaan pesawat) pada Oktober nanti,” ujar juru bicara Singapore Airlines.

“Kami tidak berkomentar bagaimana nasib pesawat itu setelah dikembalikan ke lessor,” imbuhnya.

Baca: Begini Nasib 6 Pesawat A380 Malaysia Airlines

A380 pertama Singapore Airlines dan pertama di dunia itu dimiliki oleh perusahaan Jerman, Peters Group. Perusahaan lessor itu mengaku sedang dalam pembicaraan dengan beberapa entitas yang tertarik untuk mengoperasikan Superjumbo itu.

Tentunya hal ini mengundang tanda tanya, tentang bagaimana nasib A380 ke depannya. Seperti diketahui, rata-rata umur ekonomis pesawat adalah 25 tahun, dan didesain bisa digunakan lebih lama lagi. Sementara A380 pertama di dunia ini menghadapi ketidakpastian nasib hanya 10 tahun setelah pertama kali dikirim ke operator.

Airbus sendiri tetap yakin masih ada pasar untuk Superjumbo A380. Hal ini dikarenakan kepadatan dan prediksi pesawat yang dikirim dalam 20 tahun ke depan, 5 persennya adalah kategori yang sama dengan A380.

Sementara Boeing berbeda pendapat. Boeing tak lagi memprediksi permintaan untuk pesawat empat mesin seperti A380 dan 747-8 buatannya sendiri.

Maskapai Singapore Airlines mengambil keputusan untuk tidak memperpanjang sewa pesawat Superjumbo Airbus A380yang mulai dioperasikan sepuluh tahun lalu.

A380 yang dimaksud adalah pesawat gelombang pertama yang diproduksi Airbus dan dioperasikan oleh Singapore Airlines.

“Sewa A380 akan berakhir pada Oktober 2017 dan kami memutuskan untuk tidak memperpanjangnya,” demikian keterangan resmi dari Singapore Airlines seperti dikutip KompasTekno dari situsnya, Jumat (16/9/2016).

Singapore Airlines saat ini mengoperasikan 19 pesawat A380. Lima pesawat pertama adalah pesawat pinjaman dengan jangka 10 tahun yang disewa dari DORIC Lease Corp. Satu dari lima pesawat itu akan dikembalikan. Nasib empat pesawat sisanya akan ditentukan belakangan.

Sumber

Advertisement