Qantas Bangkitkan 5 Unit Airbus A380

AVIATREN.com – Maskapai penerbangan asal Australia, Qantas berencana “membangkitkan” lima unit Airbus A380 yang sebelumnya dijadwalkan bakal “disuntik mati” pada 2023 mendatang.

Rencana tersebut merupakan salah satu upaya untuk mempersiapkan rute penerbangan internasional Qantas, yang bakal dibuka secara bertahap pada Desember 2021 mendatang.

Dalam sebuah pengumuman, Chief Executive Qantas, Alan Joyce mengatakan kelima unit pesawat tersebut bakal melayani rute penerbangan Sydney – Los Angeles mulai Juli 2022 mendatang, serta rute penerbangan Sydney – London (via Singapura) pada November 2022 mendatang.

“Dua rute penerbangan ini adalah pasar utama untuk Qantas sebelum Covid-19 menerjang. Mengingat kedua pasar tersebut berangsur pulih dari pandemi, kami memprediksi permintaan rute penerbangan ke sana akan cukup tinggi,” tutur Joyce.

Saat ini, Qantas sendiri memiliki dua belas unit Airbus A380, di mana dua di antaranya akan mulai dipensiunkan karena dinilai surplus untuk kebutuhan maskapai penerbangan tersebut.

Artinya, Qantas akan memiliki sisa sepuluh unit Airbus A380, di ana lima di antaranya akan memulai operasional penerbangan pada 2023 mendatang, sementara sisanya diharapkan akan melayani rute penerbangan pada 2024 mendatang.

Joyce menambahkan bahwa interior kesepuluh pesawat tersebut nantinya bakal diperbaharui, sebelum mereka melayani rute perjalanan reguler sesuai jadwalnya masing-masing.

Ia juga memastikan kesepuluh unit Airbus A380 ini akan melayani rute penerbangan untuk Qantas selama “beberapa tahun ke depan”, sebelum nantinya bernasib sama dengan dua unit Airbus A380 yang dipensiunkan tadi.

Buka rute penerbangan internasional Desember 2021

Sekadar informasi, Qantas berencana membuka rute penerbangan internasional mulai Desember 2021 mendatang, seiring proses vaksinasi di beberapa pasar operasionalnya yang semakin mendekati 100 persen.

“Kami berharap penerbangan ke negara dengan tingkat vaksinasi tinggi, seperti Singapura (Changi), Jepang, Amerika Serikat, Inggris, dan Selandia Baru, bisa dilanjutkan mulai pertengahan Desember 2021 dan seterusnya,” kata Joyce.

“Penerbangan ke beberapa wilayah yang memiliki tingkat vaksinasi rendah, seperti Denpasar, Jakarta (Soekarno-Hatta), Manila, dan Johannesburg (O.R. Tambo) akan dibuka setidaknya mulai April 2022 mendatang,” imbuh Joyce.

Pada Desember 2021 nanti, rute penerbangan antar benua sendiri akan mengandalkan pesawat Airbus A330 dan Boeing B787. Sedangkan rute penerbangan ke Nadi, Fiji akan menggunakan pesawat Boeing B737-800 dan Airbus A320 Family.


Advertisement