Kertajati
Bandara Kertajati (KJT)

AVIATREN.com – Di tengah sorotan sepinya penumpang di Bandara Kertajati, angin segar datang dari Swire Group, pemilik maskapai yang berbasis di Hong Kong, Cathay Pacific.

Swire Group dikabarkan berminat untuk membangun terminal kargo di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam kunjungannya ke London, Inggris, mengatakan hal tersebut.

“Bandara Kertajati kan baru dikembangkan 25 persen, jadi masih bisa berkembang lebih lagi. Bulan depan mereka akan datang ke Jabar untuk penjajakan lebih lanjut,” ujarnya dikutip AVIATREN dari Detik.com, Senin (29/7/2019).

Selain Swire Group, Pemprov Jabar juga menjajaki kerja sama dengan Manchester Airports Group untuk pengembangan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Nusawiru Pangandaran, dan Cikembar Sukabumi.

“Mereka ini berpengalaman mengelola bandara yang awalnya tidak berkembang, mereka ambil alih dan berhasil. Kita tawarkan pengembangan bandara Nusawiru Pangandaran dan Cikembar Sukabumi,” ujar Ridwan Kamil.

Pengembangan bandara Nusawiru dan Cikembar, menurutnya akan menggerakkan perekonomian Jawa Barat.

Bandara Nusawiru adalah bandara yang berada di Cijulang, Pangandaran, 6 kilometer dari lokasi wisata Green Canyon. Bandara ini mempunyai panjang runway 1.400 meter dan lebar 30 meter, sehingga baru bisa didarati oleh pesawat jenis ATR.

Sementara untuk proyek Bandara Cikembar Sukabumi, tahun ini pemerintah pusat menggelontorkan anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk pembebasan lahan tahap awal, dimana totalnya Rp 300 miliar. Bandara ini hanya akan bisa dilintasi oleh pesawat perintis.