Cara Ubah Jadwal, Ubah Rute, dan Refund Tiket Garuda Indonesia Akibat Virus Corona

Kantor penjualan Garuda Indonesia.
Kantor penjualan Garuda Indonesia.
Kantor penjualan Garuda Indonesia.

AVIATREN.com – Garuda Indonesia memberi kebijakan khusus untuk merespons pandemi Covid-19. Kebijakan ini untuk menjaga lingkungan yang aman bagi konsumen serta awak kabin dan staff lainnya.

Oleh karena itu Garuda Indonesia menetapkan kebijakan fleksibel terkait mekanisme ubah jadwal penerbangan (reschedule) dan ubah rute penerbangan ( reroute) untuk semua penerbangan domestik dan internasional.

Kebijakan ini berlaku untuk tiket yang diterbitkan pada atau sebelum 15 Maret 2020 dengan tanggal penerbangan mulai dari 24 Januari – 31 Mei 2020.

Ketentuan lanjutan, kamu bisa memilih antara melakukan reschedule atau reroute penerbanganmu.  Kebijakan ini hanya berlaku satu kali saja dan tanpa dikenakan biaya rebooking atau penjadwalan ulang.

Proses reschedule tanpa dikenakan biaya hanya berlaku untuk penerbangan dengan rute yang sama dan kabin penerbangan yang sama (terlepas dari kelas tarifnya) hingga tanggal di luar periode black-out yakni sampai 31 Maret 2021.

Jika tanggal perjalanan yang baru jatuh dalam periode black-out, perbedaan tarif dan pajak akan berlaku.

Proses reroute tanpa biaya tambahan hanya berlaku untuk penerbangan yang memiliki nilai yang sama atau lebih murah. Jika kamu belum menentukan detil perjalanan yang baru, kamu bisa memperpanjang validitas tiketmu hingga 31 Maret 2021.

Tiket yang diperpanjang bisa diubah hanya satu kali saja (dengan reroute atau reschedule) dengan periode perjalanan yang baru hingga 31 Maret 2021.

Perihal refund, dana hanya akan dikembalikan menjadi voucher. Voucher ini akan berlaku hingga 31 Maret 2021. Voucher bisa digunakan untuk penerbangan Garuda Indonesia atau produk lainnya dari Garuda Indonesia.

Untuk penerbangan code-share dengan maskapai penerbangan lain, reschedule harus dilakukan ke kelas dengan tarif yang sama. Untuk kelas dengan tarif berbeda, maka akan dikenakan biaya tambahan.

Reschedule, reroute, atau pembatalan penerbangan bisa dilakukan melalui Live Chat 24 Jam Garuda Indonesia, layanan Call Center di nomor +6221 2351 9999 dan 0804 1 807 807.

Untuk proses refund, hanya bisa dilakukan di kantor penjualan Garuda Indonesia.

Saat ini, Garuda Indonesia sedang mengalami permintaan yang tinggi terkait permintaan reschedule, reroute, dan refund ini. Maka dari itu, mereka akan melayani konsumen dengan jadwal penerbangan paling dekat lebih dulu.

Konsumen yang memiliki tanggal keberangkatan dalam waktu 72 jam ke depan, bisa mengontak Garuda Indonesia lewat live chat 24 jam dan call center.

Sementara untuk pemesanan yang akan dilakukan untuk penerbangan di luar tanggal di atas, bisa melakukan kontak lewat alamat e-mail di [email protected].

Berdasarkan rilis Garuda Indonesia di situs resminya, konsumen disarankan untuk mencari tahu dan mengerti aturan perjalanan dari setiap negara tujuan perjalanan.

Selain itu, pelanggan juga disarankan untuk mengetahui kontak darurat terkait virus corona untuk bantuan lebih lanjut. Untuk informasi paling update terkait virus corona di dunia dan informasi terkait dokumen yang dibutuhkan dari tiap-tiap negara, bisa mengunjungi Travel Center IATA.

Advertisement