FedEx Ingin Pasang Laser Penangkal Rudal di Pesawat

FedEx mengatakan sistem anti rudal ini berguna untuk melindungi kargo yang dibawa pesawat dari berbagai serangan udara pihak asing.
Sistem laser anti-rudal yang ingin dipasang di A321 FedEx.

AVIATREN.com – Pesawat Airbus A321-200 milik perusahaan logistik FedEx dikabarkan bakal dibekali dengan sistem laser anti-rudal sebagai fitur keamanan pesawat.

Hal ini mencuat berkat beberapa laporan yang menyebut bahwa FedEx telah mengajukan proposal permintaan pemasangan komponen sistem laser anti rudal tersebut ke Federasi Penerbangan Sipil AS (FAA) belum lama ini.

Dengan sistem tersebut, pesawat-pesawat FeDex nantinya diharapkan bakal terhindar dari serangan rudal oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Adapun sistem ini bakal mendeteksi efek panas dari rudal, dan dengan bantuan sinar inframerah yang dilancarkan laser, bisa mengacaukan navigasi laser tersebut supaya meleset dari target.

Di dalam proposal kepada FAA tadi, pihak FedEx pun mengatakan bahwa pemasangan sistem anti rudal ini bisa berguna untuk melindungi pesawat dari berbagai serangan udara yang dilancarkan berbagai pihak asing.

FedEx tidak menyebutkan contoh spesifik kasus yang sudah terjadi. Namun, hal ini bisa mengacu pada dua penembakan rudal atas dua pesawat komersil milik maskapai asal Ukraina yang terjadi pada 2014 dan pesawat milik maskapai asal Malaysia pada 2020 lalu.

Terkait sistem laser anti rudal sendiri, FeDex mengajukan proposal terkait hal tersebut kepada FAA sejak Oktober 2019 lalu.

FAA sebenarnya bisa menyetujui permintaan FeDex ini, asalkan sistem tersebut harus sudah dibekali dengan protokol gagal-aman (failsafes), supaya tidak aktif ketika pesawat berada di darat dan membahayakan pesawat atau pihak lainnya.

Sekadar informasi, pembekalan sistem anti rudal di pesawat sendiri sebenarnya bukan hal baru. Sebab, banyak pesawat penumpang yang sudah dibekali dengan sistem ini sejak 2008 lalu, sebagaimana dirangkum Aviatren dari Engadget, Rabu (19/1/2022).

Namun, sistem ini jarang dipakai oleh perusahaan yang melayani kargo, sehingga permintaan FedEx kepada FAA bisa saja menjadi signifikan dan diikuti oleh operator logistik lainnya.

Advertisement