Kecelakaan Pesawat M28 Skytruck Polri di Batam

M28 Skytruck P4201 Polri hilang kontak, Sabtu (3/12/2016).
M28 Skytruck P4201 Polri hilang kontak, Sabtu (3/12/2016).

AVIATREN.com – Pesawat PZL M28 Skytruck yang dioperasikan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dengan registrasi P-4201 hilang dalam penerbangan rute Pangkal Pinang – Batam, pada Sabtu (3/12/2016) lalu.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar dikutip AVIATREN dari berbagai sumber, Senin (5/12/2016) menjelaskan, pesawat berangkat dari Pangkal Pinang pukul 9.24 WIB menuju Batam. Diperkirakan tiba di Batam pukul 10.58 WIB.

Kasubdit Peningkatan Profesi (Katprof) Direktorat Polisi Udara Baharkam Polri Kombes Hendrawan mengatakan, M28 Skytruck Polri mengangkut 13 penumpang yang smeuanya adalah anggota Polri yang akan diberi tugas oleh Direktorat Polisi Udara di tiga wilayah, yakni Palembang, Pangkal Pinang, dan Batam.

Berikut daftar 13 nama polisi yang menjadi korban jatuhnya pesawat Skytruck milik Polri:

1. AKP Budi Waluyo (pilot)

2. AKP Eka Barokah (pilot)

3. AKP Tonce (pilot)

4. Brigadir Joko Sujarwo (mekanik)

5. Brigadir Mustofa (mekanik)

6. AKP Abdul Munir (penumpang)

7. AKP Safran (penumpang)

8. Bripka Erwin (sda)

9. Briptu Andi Z(sda)

10. Bripda Rizal (sda)

11. Bripda Eri (sda)

12. Brigadir Suwarno (sda)

13. Brigadir Joko Sungatno

Tim pencarian korban pesawat M-28 Skytruck menemukan satu jenazah pada Minggu (4/12/2016).

Tim pencarian terdiri dari Badan SAR Nasional, Polisi Air, TNI AL, RCC Singapura. “Basarnas menemukan jenazah sekitar pukul 17.55 WIB, hari Sabtu kemarin,” kata Kepala Bidang Humas Polda Kepulauan Riau AKBP Erlangga, Minggu (4/12/2016).

Badan SAR Nasional (Basarnas) hingga Senin (5/12/2016) masih melakukan pencarian, mereka mengatakan telah menemukan titik jatuhnya pesawat yang berada di koordinat 00 17 .321 N – 104 50.518 E. Lokasi tersebut tidak jauh dari Pulau Batam.

Di lokasi tersebut, beberapa barang pribadi yang diduga milikpenumpang, seperti baju seragam Polisi, sepatu, tas, dan dokumen penerbangan ditemukan mengapung di perairan.

Advertisement