AirAsia

AVIATREN.com - Maskapai low cost carrier (LCC) AirAsia berencana menjadikan bandara Silangit di Sumatera Utara, sebagai bandara pengumpul (hub) untuk penerbangan internasional. CEO AirAsia, Tony Fernandez dikabarkan telah bertemu dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, membahas hal ini pada Februari lalu.

Adapun rute-rute internasional yang akan dikembangkan AirAsia dari bandara Silangit adalah rute penerbangan ke India, Pakistan, Malaysia, China dan Thailand.

“Tony Fernandez mau investasi. Mau bikin Silangit jadi hub,” ungkap Luhut di kantornya, seperti dikutip AVIATREN dari TribunNews, Selasa (20/3/2018).

Selain bandara Silangit, AirAsia juga tertarik untuk berinvestasi di bandara Blimbingsari, Banyuwangi sebagai rute internasional. Untuk Bandara Banyuwangi, AiraAsia ingin bekerja sama dengan PT Angkasa Pura II (Persero) sebagai pengelola.

“Iyalah pasti ada pembangunan dia. AirAsia kan nanti jadi masuk situ dengan AP II,” kata Luhut.

Pihak AirAsia Indonesia sendiri masih irit bicara soal pengembangan dua bandara di Indonesia ini sebagai hub internasional. CEO PT AirAsia Indonesia, Dendy Kurniawan mengaku terus menjalin koordinasi dengan pihak Kementerian Perhubungan dan PT Angkasa Pura II (Persero). Pihaknya juga sudah melakukan pertemuan dengan kedua pihak tersebut.

Kementerian Perhubungan sendiri masih menunggu skema pengembangan yang akan ditawarkan AirAsia Group soal rencana menjadikan Bandara Silangit dan Bandara Banyuwangi sebagai hub rute internasional.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso mengatakan, AirAsia sudah melakukan pertemuan. Akan tetapi, detail pengembangan kedua bandara tersebut masih belum diketahui.

“Sudah datang ke Kemenhub. Namun, skema pengembangannya seperti apa masih akan dirapatkan,” kata Agus dikutip dari Bisnis.com.