Viasat Akuisisi Inmarsat Rp 103 Triliun

Boeing Test and Evaluation, Boeing Flight Test, Flight Operations Multimedia, 737 MAX 9, 1D204, Alaska Airlines, ecoD, ecoDemonstrator, CLEEN 2, Glasgow, MT, Right Hand Experimental TR ,

AVIATREN.com – Perusahaan teknologi komunikasi asal Amerika Serikat, Viasat resmi mengakuisisi perusahaan penyedia layanan satelit mobile asal Inggris, Inmarsat senilai 7,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp 103 triliun.

Nilai transaksi tersebut terdiri dari pembelian Inmarsat sebesar 850 juta dolar AS (sekitar Rp 12,1 triliun) dalam bentuk tunai, 3,1 miliar dolar AS (sekitar Rp 44 triliun) dalam bentuk saham Viasat yang terdaftar di Nasdaq, serta 3,4 miliar dolar AS (sekitar Rp 48 triliun) dalam bentuk utang bersih Inmersat.

Executive Chairman Viasat, Mark Dankberg mengatakan akuisisi ini merupakan upaya kedua perusahaan yang berambisi untuk memberikan layanan komunikasi terbaik di seluruh penjuru dunia.

“Perpaduan unik dari tim, teknologi, dan sumber daya (Viasat dan Inmarsat) dibutuhkan untuk menciptakan pertumbuhan yang menguntungkan melalui inovasi-inovasi pada layanan komunikasi di segmen broadband dan IoT yang saat ini berkembang dengan pesat di seluruh penjuru dunia,” kata Mark dalam sebuah pernyataan.

“Bersama Inmarsat, kami dapat meningkatkan komunikasi broadband dan menciptakan ruang hibrida dan jaringan terestrial baru, yang tentunya bisa mendorong kinerja, jangkauan, kecepatan, keandalan, dan nilai yang lebih besar bagi pelanggan,” imbuh Mark.

Hal serupa juga disampaikan CEO Inmarsat, Rajeev Suri. Menurut dia, penggabungan antara kedua perusahaan ini bisa meningkatkan bisnis Viasat ke tingkatan yang lebih tinggi.

“Bersama Viasat, kami akan turut menciptakan pemain global baru dengan skala dan cakupan besar, yang bisa membantu membentuk masa depan industri komunikasi yang dinamis dan berkembang,” jelas Rajeev dalam keterangan yang sama.

“Ke depannya, akuisisi ini akan menciptakan masa depan yang kuat bagi Inmarsat dan semakin dilirik oleh konsumen lantaran menawarkan pilihan yang lebih besar bagi pelanggan di seluruh dunia, sekaligus meningkatkan cakupan mitra, dan peluang baru bagi karyawannya,” tambah Rajeev.

Rencananya, transaksi antara Viasat dan Inmarsat ini bakal rampung pada paruh kedua 2022 mendatang.

Hingga waktu itu tiba, Inmarsat diharapkan dapat terus menjalankan strategi bisnisnya yang terbaik untuk menjadi terdepan di industri komunikasi, sehingga tetap dilirik oleh para pelanggannya.

Advertisement