Smart Air Mengaku Berhak atas Hanggar Malinau yang Ditempati Susi Air

AVIATREN.com – PT Smart Cakrawala Aviation bakal mengisi Hanggar Malinau, Kalimantan Utata setelah PT ASI Pujiastuti Aviation (Susi Air) tak lagi menempati garasi pesawat tersebut.

Direktur Utama Smart Cakrawala Aviation, Pongky Manjaya mengatakan bahwa Hanggar Malinau sebenarnya sudah bisa digunakan untuk memarkirkan pesawat-pesawat mereka sejak 1 Januari 2022 lalu. 

Namun, Pongky menyebut pihaknya merugi lantaran penghuni sebelumnya, yaitu Susi Air disebut tidak kooperatif untuk menyerahkan hak sewa garasi pesawat tersebut.

“Kami sudah menunggu sejak 1 Januari 2022 yang mana seharusnya menjadi hak kami, akan tetapi karena tidak ada upaya kooperatif dari penghuni sebelumnya, sehingga kami dirugikan,” ungkap Pongky, dikutip Aviatren dari CNNIndonesia, Kamis (3/2/2022).

Pongky melanjutkan, tiga pesawat milik Smart Cakrawala Aviation sendiri seharusnya sudah bisa melakukan proses pemeliharaan sejak bulan lalu di Hanggar Malinau. Tetapi, proses perawatan akhirnya dilakukan di tempat lain, mengingat tempat tersebut masih dihuni pihak lain.

“Setidaknya sudah tercatat tiga pesawat kami yang gagal perawatan sejak Januari 2022 dan terpaksa kami melakukan perawatan di fasilitas kami di Singkawang dan di Nabire,” imbuh Pongky.

Di kesempatan terpisah, Direktur Smart Cakrawala Aviation, Winarso mengatakan pihaknya belum nengetahui kapan pesawat-pesawat mereka bisa menempati Hanggar Malinau. 

Terlebih, belum ada informasi mengenai hitungan ganti rugi dari Kabupaten Malinau, terkait pesawat milik Smart Cakrawala Aviation yang hingga saat ini belum dapat menempati hanggar tersebut.

“(Saat ini) belum ada janji apa-apa,” pungkas Winarso.

Profil Smart Cakrawala Aviation

Mengutip laman resmi SmartAviation.co.id, Smart Cakrawala Aviation adalah perusahaan jasa angkutan udara niaga tidak berjadwal yang sudah beroperasi sejak akhir 2016 lalu dan berkantor di Jakarta. 

Saat ini, Smart Cakravala Aviation memiliki dan mengoperasikan 11 pesawat Cessna Caravan 208/208B, satu helikopter Airbus H 130 T2, dan dua pesawat Pilatus PC-6 Porter.

Perusahaan juga memiliki serta mengoperasikan bandara pribadi di Singkawang, Kalimantan Barat. Tahun ini, Smart Cakrawala Aviation menambah armada sebanyak tiga Pilatus PC6 Porter, empat Cessna Caravan 208B, dan berencana membeli satu mesin kembar Cessna 408 SkyCourier.

Advertisement