Pakistan International Airlines Larang Awak Kabin Puasa di Bulan Ramadan

Menurut PIA, peraturan ini diterapkan untuk menjaga agar awak kabin PIA fokus demi keselamatan para penumpang.
Pakistan International Airlines

AVIATREN.com – Maskapai Pakistan International Airlines melarang awak kabin mereka, termasuk pilot, pramugari, dan kru lainnya melakukan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Berdasarkan sebuah memo yang dikirimkan kepada karyawan, peraturan ini diterapkan untuk menjaga fokus awak kabin demi keselamatan para penumpang.

“Dalam keadaan darurat dengan berbagai tekanannya, tindakan awak kabin yang lambat dan kurang tepat dapat mengakibatkan konsekuensi serius terhadap keselamatan penerbangan,” tulis memo Pakistan International Airlines, sebagaimana dikutip Aviatren dari Paddleyourownkanoo.com, Sabtu (9/4/2022).

“Setelah mempertimbangkan semua fakta secara objektif, kami menyimpulkan bahwa melakukan kegiatan operasional penerbangan pesawat pada saat berpuasa dapat berbahaya bagi awak kabin dan penumpang lainnya, baik itu di darat maupun di dalam pesawat,” tambah memo tadi.

Peraturan ini sendiri dibuat pasca pesawat Airbus A320 rute domestik Lahore-Karachi milik Pakistan International Airlines menabrak perumahan di sekitar Bandara Internasional Karachi pada Mei 2020 lalu, yang kebetulan bertepatan dengan bulan Ramadan.

Menurut hasil penyelidikan awal, kecelakaan tersebut disebabkan oleh kedua pilot pesawat yang tidak fokus lantaran mereka sedang asyik mengobrol.

Akibatnya, mereka lupa mengeluarkan roda pesawat dan terpaksa harus mendarat di landasan tanpa roda, yang menyebabkan kerusakan pada mesin pesawat.

Pesawat tersebut sebenarnya kembali terbang setelah gagal melakukan pendaratan. Namun dengan kondisi mesin rusak, pesawat akhirnya terpaksa “mendarat” dan menabrak perumahan warga yang berada di sekitar bandara.

Kecelakaan ini mengakibatkan 97 penumpang, termasuk awak kabin, tewas. Selain itu, ada sedikitnya 8 orang warga perumahan yang juga tewas lantaran terkena efek dari hantaman pesawat.

Advertisement